Hallo, salam kenal
Apa kabarnya jiwa dan rasamu hari ini? Semoga baik-baik saja dan ku doakan semoga senantiasa dalam keadaan baik dan bahagia.
Mungkin sudah tidak eranya menulis di blog seperti ini, namun ada beberapa pemikiran dan perasaan yang ingin aku sampaikan, barangkali ada yang sepemikiran dan seperasa pikirku. Dan, aku seorang introvert yang tidak terlalu suka menceritakan rasaku kepada orang secara langsung walaupun orang tersebut dekat sekalipun.
Oke, terlalu banyak pembuka (basa-basi)
Jadi, waktu berumur 16tahun menuju 17tahun teman-teman sepantaran aku sangat bahagia menyambut umur yang dianggap menyenangan ini. Berbeda denganku yang takut akan bertambahan usia ini. Padahal sebelumnya tiap tahun jika aku bertambah usia sangat semangat yaa memang dikarenakan tiap tahun ada perayaan kecil-kecilan yang disiapkan oleh orang tuaku, berbagai ucapan, doa, hadiah dan perhatian kudapatkan saat itu. Menurutku bertambahnya usiaku kali ini akan ada beban yang harus aku jalani bersama hidupku. Ya! bisa dibilang aku takut untuk menjadi dewasa, aku takut akan dunia luar, aku takut tidak bisa menyeimbangi teman-teman sebayaku, aku takut hal yang aku harapkan tidak kudapatkan, aku takut tidak lagi mendapatkan perhatian orang tuaku.
Nah, ini yang sedang aku rasakan di umur 19tahun menuju 20tahun ini. Disaat teman-teman bermainku sudah berumah tangga bahkan menimang momongan aku masih menjadi mahasiswa yang terkadang "sambat" akan keadaan, "sambat" akan kehidupan sebagai mahasiswa. Pemikiran apa ini? Ada yang sama denganku? Ada beberapa hal aku takutkan di umur 20 tahun ini. Dua tahun kemudian aku akan lulus kuliah dan saat ini aku belum terpikir sama sekali untuk mempersiapkannya, belum terpikir menghadapi dosen penguji, susahnya mencari data untuk Tugas Akhir. Kemudian aku akan bekerja, dimana(?) bahkan aku belum terbayangkan akan kerja dimana kelak, apakah gajinya akan cukup? apakah bisa menghadapi dinamika di dunia kerja? dibentak atasan misal? akan berada di kota mana kelak? Lalu, empat atau lima tahun kedepan mungkin harus menikah, dengan siapa? akan tinggal dimana kelak? bagaimana menghadapi pernikahan yang dikatakan berat oleh beberapa orang. Bagaimana aku merawat anak-anakku kelak(?) bagaimana aku menghadapi orang-orang yang akan selalu memperhatika dan membicaraka kehidupan kami kelak(?) dan masih banyak lagi hal yang aku takutkan. Inti semua itu aku belum siap untuk dewasa namun waktu akan terus berjalan dan menjadikan umur bertambah.
Yaa, selamat menikmati bertambahan usia yang tidak aku harapkan ini...
Jika beberapa dari kalian merasakan yang sama dengan apa yang aku tuliskan silahkan diungkapkan, karena rasa tidak seharusnya dipendam namun harus ditumpahkan.
Salam
tumpahrasa
Komentar
Posting Komentar